Senin, 14 Oktober 2019

Maemunah


Maemunah
Karya Novi Sriariani

Yu Munah sapaku padamu...
Kakak kedua dari 6 bersaudara suamiku
Namamu sesederhana dirimu
Pribadi unik, mungil tapi semangatmu selangit
Kerjamu ikhlas tak berpamrih
Tanpa disuruh cancut kerja sesuai nurani
Hatiku terpesona oleh akhlakmu

Yu munah pribadi langka yang dihadirkan untukku
Cakap membantu dalam setiap langkahku
Seperti tak pernah rasakan lelah
Berkurang pendengaran tak mengurangi semangatmu
Semangat kerja
Semangat membantu
Semangat beribadah
Semangat memberi walau dirimu papa

Heranku padamu
Meski usia senja rambutmu masih legam
Walau tanpa anak seperti tak punya masalah
Hidupmu tanpa beban
Hidup dari memulung bersama suami dan membantu orang
rejeki sepertinya selalu hadir padamu

Kini dirimu sendiri tanpa kekasih hati
Kekasih berpulang setelah sakit karena renta
Kau sempat limbung karena kehilangan

Sekarang ketegaran datang kembali
Semangat bangkit kembali
Rezeki terus mengalir, sebagai balas apa yang kau tanam
Memupus anggap semua khalayak
Berdiri tegar dalam doa dan segenap jiwa
Semoga tetap menyenangkan
Semoga bahagia dunia akhirat seperti asamu.

Memori Selasa, 7 Maret 2017 pukul 21.24

Renungan Selesai dimasakkan sayur tewel oleh Yu munah kakak ipar terbaikku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar