Maemunah
Karya Novi
Sriariani
Yu Munah sapaku
padamu...
Kakak kedua
dari 6 bersaudara suamiku
Namamu
sesederhana dirimu
Pribadi unik,
mungil tapi semangatmu selangit
Kerjamu ikhlas
tak berpamrih
Tanpa disuruh
cancut kerja sesuai nurani
Hatiku terpesona
oleh akhlakmu
Yu munah
pribadi langka yang dihadirkan untukku
Cakap membantu
dalam setiap langkahku
Seperti tak
pernah rasakan lelah
Berkurang
pendengaran tak mengurangi semangatmu
Semangat kerja
Semangat
membantu
Semangat
beribadah
Semangat memberi
walau dirimu papa
Heranku padamu
Meski usia
senja rambutmu masih legam
Walau tanpa
anak seperti tak punya masalah
Hidupmu tanpa
beban
Hidup dari
memulung bersama suami dan membantu orang
rejeki
sepertinya selalu hadir padamu
Kini dirimu
sendiri tanpa kekasih hati
Kekasih
berpulang setelah sakit karena renta
Kau sempat
limbung karena kehilangan
Sekarang
ketegaran datang kembali
Semangat
bangkit kembali
Rezeki terus
mengalir, sebagai balas apa yang kau tanam
Memupus anggap
semua khalayak
Berdiri tegar
dalam doa dan segenap jiwa
Semoga tetap
menyenangkan
Semoga bahagia
dunia akhirat seperti asamu.
Memori Selasa,
7 Maret 2017 pukul 21.24
Renungan
Selesai dimasakkan sayur tewel oleh Yu munah kakak ipar terbaikku